Episode 141: Pertarungan Gym yang Kedua
Aku berdiri di ruangan luas di dalam sebuah bangunan besar yang ada di kota Mauville. Bangunan itu adalah gym kota Mauville. Sammon menyarankanku untuk melawan ketua gym kota Mauville, tuan Wattson. Kupikir tidak ada salahnya mencoba mengingat aku baru memiliki tiga lencana gym. Bila aku menang, maka lencanaku akan berjumlah empat dan itu artinya aku semakin dekat untuk bisa mengikuti liga Pokemon.
”Apa kamu siap melawanku?” tanya tuan Wattson.
Aku mengangguk. ”Aku sudah siap. Apa kita sudah bisa memulainya?” aku balik bertanya.
”Baiklah kalau begitu.” Tuan Wattson tampak bersiap-siap. Dia lalu menoleh ke arah Sammon yang duduk di pinggir arena, di depan deretan tempat duduk. ”Sammon, kamu sudah bisa memberikan aba-aba.”
”Masing-masing petarung hanya diperbolehkan menggunakan tiga Pokemon saja. Petarung yang terlebih dulu kehabisan Pokemon dinyatakan kalah,” kata Sammon menyebutkan peraturan. Dia lalu berdiri sambil mengangkat tangan kanannya. ”Pertarungan memperebutkan lencana Dinamo kota Mauville antara Lunar melawan Wattson.... dimulai!”
Sedetik setelah mendengar aba-aba Sammon, aku langsung melemparkan PokeBall. ”Sandslash, aku memilihmu!” dan keluarlah Sandslash, Pokemon tanah andalanku.
”Keluarlah Magnemite!” tuan Wattson melemparkan PokeBall-nya dan keluarlah Pokemon menyerupai bola besi dengan dua magnet menempel di kanan dan kiri tubuhnya.
Tuan Wattson adalah ketua gym spesialis tipe listrik. Pokemon tipe listrik lemah dua kali terhadap serangan bertipe tanah. Sandslash adalah Pokemon bertipe tanah, membuatku yakin bisa menjatuhkannya dengan mudah terlebih karena Magnemite bertipe ganda listrik dan besi, membuatnya lemah empat kali terhadap serangan bertipe tanah.
”Sandslash, galian!” Aku memberikan perintah pertama. Sandslash langsung menggali tanah dan lenyap dari pandangan. Serangan Sonicboom dari Magnemite pun meleset. Sandslash kemudian muncul dari dalam tanah di bawah Magnemite dan langsung menghantamnya jatuh.
Selanjutnya tuan Wattson mengeluarkan Magneton, evolusi dari Magnemite. Magneton terlihat seperti tiga Magnemite yang berkumpul menjadi satu. Tapi Magneton bukan masalah bagi Sandslash karena Sandslash kembali melakukan galian yang langsung menghempaskannya ke tanah. Tetapi Magneton masih bisa bangkit.
”Magneton, serangan segitiga!” perintah Wattson. Magneton lalu mengeluarkan sinar segitiga berwarna merah, kuning, dan putih yang meluncur mengenai Sandslash. Sinar itu berubah menjadi serangan api, listrik, dan es. Sandslash terjatuh karena serangan dengan tiga elemen itu.
”Apa?” seruku terkejut.
”Hahaha, itulah serangan segitiga, serangan yang memunculkan tiga serangan elemen sekaligus,” ujar lelaki tua bertubuh gemuk itu. ”Salah satu elemennya yaitu es adalah kelemahan dari Sandslash. Kamu pasti tidak menduganya.”
”Tidak masalah, karena hanya butuh satu lagi galian untuk bisa menjatuhkannya! Sandslash, segera bangkit dan gunakan galian!” aku kembali memberi perintah. Sandslash kembali bangkit dan langsung menggali tanah. Serangan segitiga tadi telah melemahkannya, tetapi Sandslash masih memiliki tenaga untuk melakukan serangan balasan.
”Kembalilah Magneton!” tiba-tiba tuan Wattson mengembalikan Magneton ke dalam PokeBall dan melemparkan PokeBall lainnya. ”Majulah Electrike!”
Rupanya tuan Wattson mengganti Pokemonnya dengan Electrike, Pokemon menyerupai anjing berwarna hijau. Tidak masalah bagiku karena Sandslash akan kembali muncul dan menghempaskannya dengan mudah.
Seperti dugaanku, Sandslash keluar dari dalam tanah dan menghantam Electrike. Electrike langsung terjatuh pingsan. Kini tuan Wattson hanya tinggal memiliki Magneton.
”Yes,” seruku girang. Tetapi aku langsung terkejut saat melihat kilatan-kilatan kuning muncul di sekitar tubuh Sandslash. Oh tidak, Sandslash terkena status lumpuh!
”Hahaha, aku mengganti Magneton bukan tanpa alasan,” ujar tuan Wattson melihat keterkejutanku. ”Electrike memiliki kemampuan statik yang membuat Pokemon yang bersentuhan dengannya akan lumpuh. Aku sudah menduga kamu akan menggunakan jurus galian yang merupakan jurus kontak fisik. Sekarang Sandslash lumpuh dan itu akan menjadikan Magneton melakukan serangan segitiga dengan mudah!”
Sial, aku terlalu percaya diri dengan strategiku! Sekarang Sandslash lumpuh dan kemungkinan besar dia tidak bisa bergerak untuk menyerang. Dengan tenaga yang tinggal sedikit akibat serangan segitiga dari Magneton tadi, Magneton dengan serangan segitiganya bisa menjatuhkan Sandslash pada giliran berikutnya!
Aku terdesak, hanya Sandslash andalanku dalam pertarungan ini dan bila dia pingsan maka kemungkinan besar aku akan kalah. Magneton adalah Pokemon dengan pertahanan elemen terbanyak yaitu sebanyak dua belas elemen dan dari keempat Pokemonku hanya Sandslash saja yang memiliki pertahanan dan serangan efektif terhadap Magneton. Bila serangan segitiga bisa mendarat terlebih dulu dan bila Sandslash tidak bisa bergerak untuk menyerang maka aku akan...
”Magneton, serangan segitiga! Jatuhkan dia!” saat aku sedang berpikir, Wattson kembali memberikan perintah. Magneton mengeluarkan serangan segitiga yang mendarat tepat dan langsung menjatuhkan Sandslash. Sandslash pingsan dan tidak dapat melanjutkan pertarungan.
Aku berdiri di ruangan luas di dalam sebuah bangunan besar yang ada di kota Mauville. Bangunan itu adalah gym kota Mauville. Sammon menyarankanku untuk melawan ketua gym kota Mauville, tuan Wattson. Kupikir tidak ada salahnya mencoba mengingat aku baru memiliki tiga lencana gym. Bila aku menang, maka lencanaku akan berjumlah empat dan itu artinya aku semakin dekat untuk bisa mengikuti liga Pokemon.
”Apa kamu siap melawanku?” tanya tuan Wattson.
Aku mengangguk. ”Aku sudah siap. Apa kita sudah bisa memulainya?” aku balik bertanya.
”Baiklah kalau begitu.” Tuan Wattson tampak bersiap-siap. Dia lalu menoleh ke arah Sammon yang duduk di pinggir arena, di depan deretan tempat duduk. ”Sammon, kamu sudah bisa memberikan aba-aba.”
”Masing-masing petarung hanya diperbolehkan menggunakan tiga Pokemon saja. Petarung yang terlebih dulu kehabisan Pokemon dinyatakan kalah,” kata Sammon menyebutkan peraturan. Dia lalu berdiri sambil mengangkat tangan kanannya. ”Pertarungan memperebutkan lencana Dinamo kota Mauville antara Lunar melawan Wattson.... dimulai!”
Sedetik setelah mendengar aba-aba Sammon, aku langsung melemparkan PokeBall. ”Sandslash, aku memilihmu!” dan keluarlah Sandslash, Pokemon tanah andalanku.
”Keluarlah Magnemite!” tuan Wattson melemparkan PokeBall-nya dan keluarlah Pokemon menyerupai bola besi dengan dua magnet menempel di kanan dan kiri tubuhnya.
Tuan Wattson adalah ketua gym spesialis tipe listrik. Pokemon tipe listrik lemah dua kali terhadap serangan bertipe tanah. Sandslash adalah Pokemon bertipe tanah, membuatku yakin bisa menjatuhkannya dengan mudah terlebih karena Magnemite bertipe ganda listrik dan besi, membuatnya lemah empat kali terhadap serangan bertipe tanah.”Sandslash, galian!” Aku memberikan perintah pertama. Sandslash langsung menggali tanah dan lenyap dari pandangan. Serangan Sonicboom dari Magnemite pun meleset. Sandslash kemudian muncul dari dalam tanah di bawah Magnemite dan langsung menghantamnya jatuh.
Selanjutnya tuan Wattson mengeluarkan Magneton, evolusi dari Magnemite. Magneton terlihat seperti tiga Magnemite yang berkumpul menjadi satu. Tapi Magneton bukan masalah bagi Sandslash karena Sandslash kembali melakukan galian yang langsung menghempaskannya ke tanah. Tetapi Magneton masih bisa bangkit.
”Magneton, serangan segitiga!” perintah Wattson. Magneton lalu mengeluarkan sinar segitiga berwarna merah, kuning, dan putih yang meluncur mengenai Sandslash. Sinar itu berubah menjadi serangan api, listrik, dan es. Sandslash terjatuh karena serangan dengan tiga elemen itu.
”Apa?” seruku terkejut.
”Hahaha, itulah serangan segitiga, serangan yang memunculkan tiga serangan elemen sekaligus,” ujar lelaki tua bertubuh gemuk itu. ”Salah satu elemennya yaitu es adalah kelemahan dari Sandslash. Kamu pasti tidak menduganya.”
”Tidak masalah, karena hanya butuh satu lagi galian untuk bisa menjatuhkannya! Sandslash, segera bangkit dan gunakan galian!” aku kembali memberi perintah. Sandslash kembali bangkit dan langsung menggali tanah. Serangan segitiga tadi telah melemahkannya, tetapi Sandslash masih memiliki tenaga untuk melakukan serangan balasan.
”Kembalilah Magneton!” tiba-tiba tuan Wattson mengembalikan Magneton ke dalam PokeBall dan melemparkan PokeBall lainnya. ”Majulah Electrike!”
Rupanya tuan Wattson mengganti Pokemonnya dengan Electrike, Pokemon menyerupai anjing berwarna hijau. Tidak masalah bagiku karena Sandslash akan kembali muncul dan menghempaskannya dengan mudah.Seperti dugaanku, Sandslash keluar dari dalam tanah dan menghantam Electrike. Electrike langsung terjatuh pingsan. Kini tuan Wattson hanya tinggal memiliki Magneton.
”Yes,” seruku girang. Tetapi aku langsung terkejut saat melihat kilatan-kilatan kuning muncul di sekitar tubuh Sandslash. Oh tidak, Sandslash terkena status lumpuh!
”Hahaha, aku mengganti Magneton bukan tanpa alasan,” ujar tuan Wattson melihat keterkejutanku. ”Electrike memiliki kemampuan statik yang membuat Pokemon yang bersentuhan dengannya akan lumpuh. Aku sudah menduga kamu akan menggunakan jurus galian yang merupakan jurus kontak fisik. Sekarang Sandslash lumpuh dan itu akan menjadikan Magneton melakukan serangan segitiga dengan mudah!”
Sial, aku terlalu percaya diri dengan strategiku! Sekarang Sandslash lumpuh dan kemungkinan besar dia tidak bisa bergerak untuk menyerang. Dengan tenaga yang tinggal sedikit akibat serangan segitiga dari Magneton tadi, Magneton dengan serangan segitiganya bisa menjatuhkan Sandslash pada giliran berikutnya!
Aku terdesak, hanya Sandslash andalanku dalam pertarungan ini dan bila dia pingsan maka kemungkinan besar aku akan kalah. Magneton adalah Pokemon dengan pertahanan elemen terbanyak yaitu sebanyak dua belas elemen dan dari keempat Pokemonku hanya Sandslash saja yang memiliki pertahanan dan serangan efektif terhadap Magneton. Bila serangan segitiga bisa mendarat terlebih dulu dan bila Sandslash tidak bisa bergerak untuk menyerang maka aku akan...
”Magneton, serangan segitiga! Jatuhkan dia!” saat aku sedang berpikir, Wattson kembali memberikan perintah. Magneton mengeluarkan serangan segitiga yang mendarat tepat dan langsung menjatuhkan Sandslash. Sandslash pingsan dan tidak dapat melanjutkan pertarungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Anda sopan, Sandslash pun segan...