SELAMAT MEMBACA!!!

Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.

Kini blog ini fokus menayangkan fanfic Pokemon terpopuler di Indonesia, Servada Chronicles karangan L. Maulana atau yang akrab dipanggil Elite Four L.

PERHATIAN!
Sebagian gambar dan materi dalam blog ini diambil dari internet sementara sebagian lagi murni buatan Elite Four L. Elite Four L tidak akan mengklaim materi yang bukan miliknya. Dilarang mengkopi artikel dalam blog ini tanpa izin dari Elite Four L. Terima kasih.

Nama-nama dan karakter Pokemon adalah hak cipta dari Nintendo, GameFreak, Creatures Inc., dan Pokemon Company. Servada Chronicles adalah hak cipta L. Maulana / Elite Four L.

Kamis, 16 Februari 2012

L's Diary: Eps.355 - Reaper yang Misterius

PhotobucketEpisode 355: Reaper yang Misterius

Suasana Battle Dome sudah begitu ramai dengan para penonton. Tapi sebagai Elite Four yang dianggap sebagai tamu kehormatan, Flint memiliki tempat khusus yang hanya boleh diduduki olehnya dan temannya. Dia mengajakku duduk disana, di kursi kosong di sampingnya. Sepertinya enak menjadi Elite Four, kamu akan dihormati oleh banyak orang. Benarkah?
“Dari sini kita bisa melihat lebih jelas,” kata Flint. Flint benar, tempat duduk kami berada di barisan paling depan dan pertarungan bisa terlihat sangat jelas. “Sebenarnya aku tidak mau diistimewakan seperti ini, tapi karena Scott terlanjur mengatakan bahwa aku adalah tamu kehormatan disini, maka tak enak kalau menolak kursi khusus ini.”
Apa? Apa aku tidak salah dengar? Semua orang pastilah ingin mendapatkan tempat khusus seperti yang didapatkan oleh Flint… bisa-bisanya Flint bilang seperti itu… Dasar Elite Four!
Selamat datang di Battle Dome!” seru Flame begitu bersemangat. Kulihat dia sudah berada di tengah arena dengan gaunnya yang cantik dan Flareon yang mengikuti di belakangnya. Kekasih Flint itu melihat ke arahku sekilas lalu kembali melihat ke bangku penonton secara keseluruhan. Sepertinya dia masih marah padaku.
Dan pertarungan penyisihan grup H kali ini…” ujarnya kemudian membahana di seluruh Dome, “… adalah pertarungan antara Yusack melawan Reaper!
“YEEEE! YEEEE!” sorak-sorai penonton terdengar begitu ramai. Sedetik kemudian dua orang muncul dari masing-masing sisi arena. Seorang lelaki berambut keriting bertopi dengan pakaian kasual yang bernama Yusack dan seorang lelaki berpakaian jubah hitam besar lebar dengan tudung yang menutupi kepalanya hingga tak ada satu pun bagian tubuhnya yang terlihat, namanya Reaper.
“Ayo Yusack! Buktikan bahwa Cynda yang kecil bisa menang!” teriak salah satu pendukung di kubu Yusack.
“Cynda! Cynda! Cynda!” teriak para pendukung di kubu Yusack terus-menerus. Ternyata Yusack punya banyak pendukung. Sementara itu aku sama sekali tidak mendengar dukungan untuk Reaper. Reaper benar-benar misterius. Siapapun dia, aku pasti akan mengalahkannya.
“Apa kalian sudah siap?” Tanya Flame pada Yusack dan Reaper.
“Aku siap, Cynda milikku sejauh ini tak terkalahkan,” jawab Yusack.
“Bagaimana denganmu, Reaper?” Tanya Flame pada Reaper.
Siap, kapanpun kamu mau memulai…” jawabnya dingin.
“Baiklah kalau begitu… “ Flame mengangkat tangannya tinggi lalu berjalan mundur ke tepian arena. “Pertarungan dimulai!” ujarnya setelah berada di tepi arena dan menghentakkan tangannya cepat.
“Cynda, aku memilihmu!” pekik Yusack. Seekor Pokemon api yang kemarin aku lihat berlari ke tengah arena.
Kamu meremehkanku ya?” Tanya Reaper. “Ini akan sangat-sangat-sangat mudah… keluarlah Gastly!
Seekor Pokemon bola hitam dengan asap di sekelilingnya muncul dan melayang di udara. Langsung kubuka PokeDexku baik untuk melihat data Cyndaquil maupun Gastly.

Cyndaquil, Pokemon tikus api bertipe api Pokemon ini jinak dan hampir selalu menggulung tubuhnya menjadi bola sebagai mekanisme perlindungan. Apabila diserang, dia akan membalas dengan menyemburkan api.
Gastly, Pokemon gas, bertipe ganda hantu dan racun. Hampir selalu tidak terlihat, Pokemon berbentuk gas ini menyelubungi lawannya dengan gas dan menidurkannya secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan.

Pokemon tikus api dan Pokemon gas… keduanya merupakan Pokemon tingkat dasar, pertarungan ini sepertinya adil. Kita lihat seberapa hebat si Reaper itu.
“Cynda? Kamu kenapa?” teriak Yusack panik. Seluruh penonton tampak melihat ke arena dengan cemas, aku pun langsung mengalihkan perhatianku kembali ke arena. Cyndaquil tampak kesakitan, dia seperti sesak nafas. Dia bergulung-gulung di arena dan mengerang tidak karuan. Ada apa? Apa yang dilakukan oleh Gastly?
Aku menoleh ke arah Reaper dan… eh, dimana Gastly? Gastly tidak ada di tempatnya melayang tadi!
“Itu Gastly!” tunjuk salah satu penonton. Aku melihat ke arah yang ditunjuknya. Gastly tiba-tiba keluar dari dalam tubuh Cyndaquil dan setelah itu… Cyndaquil terkapar!
“Cynda!!!” teriak Yusack panik. Dia berlari masuk ke arena menghampiri Cyndaquilnya yang tak bergerak. “Cynda! Bangun Cynda! Cynda!” panggilnya berkali-kali sembari menggerak-gerakkan tubuh Pokemon kecilnya itu. Tapi Cynda tak juga bergerak. Pokemon itu terdiam. Entah kenapa dia tak terlihat seperti pingsan sebagaimana yang biasanya terjadi dalam pertarungan Pokemon. Cyndaquil, Pokemon itu terlihat seperti… mati.
Aku tersentak kaget, pun dengan Flint dan semua penonton yang ada di dalam Dome. Langsung saja aku menoleh ke arah Reaper. Sosok misterius itu tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikit pun sementara Gastly miliknya mengitarinya dengan senyum mengerikan. Apa… apa yang sebenarnya dia lakukan? Siapa… siapa dia sebenarnya?

BAB LI
SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda sopan, Sandslash pun segan...